You are here: Home Profile Programs Program Kerja PB. FORKI Periode 2010 - 2014

PB FORKI

II.    MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud    :  Sebagai pedoman PB. FORKI dalam menjabarkan program kerja tahun 2010  –   2014.

Tujuan    :  Agar sasaran pembinaan olahraga karate dapat dicapai dengan usaha terpadu dan terkordinasi, sehingga dapat mencapai hasil yang optimal.

III.    RUANG LINGKUP DAN POKOK-POKOK PROGRAM KERJA

Ruang lingkup rencana program ini ialah penjelasan dan penyusunan rangkaian kegiatan organisasi, pembinaan dan prestasi serta peningkatan kelembagaan dilingkungan PB. FORKI yang semuanya bermuara pada peningkatan pembinaan prestasi.

IV.    POKOK – POKOK KEBIJAKAN UMUM

1.    Meningkatkan Tehnik Pembinaan , meliputi  :

1.1.    Penciptaan atlet-atlet karate yang siap pakai dengan mutu tehnik yang baik dan mempunyai semangat juang karate yang berlandaskan pada sumpah karate.
1.2.    Peningkatan mutu Sumber Daya Kepelatihan dengan peningkatan kualitas tehnik yang memadai serta mempunyai kemampuan memimpin, melatih dan menyiapkan program latihan yang sistematis dan berkesinambungan.
1.3.    Peningkatan kualitas perwasitan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam pembinaan prestasi secara menyeluruh.
1.4.    Penciptaan pola latihan yang memadai, berkelanjutan serta mengembangkan tehnik-tehnik karate yang handal dan memelihara disiplin untuk menyempurnakan mental dan moral setiap atlet karate.
1.5.    Mengupayakan kordinasi antara perguruan karate dan pengda FORKI untuk meningkatkan persatuan sesama perguruan dan daerah yang tujuannya dapat menciptakan rasa persaudaraan dalam olahraga karate.
1.6.    Mengupayakan kesejahteraan pelatih, atlet agar tanggung jawab masing-masing dapat terwujud secara optimal.
1.7.    Memantapkan organisasi pusat dan daerah dengan melengkapi struktur yang jelas serta mutu pengelolaan organisasi yang baik.

2.    Meningkatkan Tehnik Operasional, meliputi  :
2.1.    Melaksanakan kejuaraan-kejuaraan yang telah ada dan mengembangkan kejuaraan yang lain dengan melibatkan instansi pemerintah, swasta serta organisasi-organisasi yang peduli terhadap perkembangan karate di tanah air.
2.2.    Membentuk wasit dan juri yang handal dengan mengadakan penataran tingkat nasional yang berkesinambungan serta pengiriman wasit untuk mengikuti penataran tingkat Regional dan Internasional.
2.3.    Mengadakan penataran pelatih tingkat nasional untuk meningkatkan kualitas, dalam rangka penyeragaman  tehnik memimpin dan melatih.

V.    SASARAN PROGRAM

1.    Sekretariat Jenderal.
1.1.    Menyelenggarakan sistem administrasi dan informasi agar pengurus mampu mengkomunikasikan permasalahan dan perkembangan FORKI.
1.2.    Menata organisasi keanggotaan FORKI dan memfungsikan pengda FORKI yang tidak berjalan dengan baik.
1.3.    Membuat sistem pelaporan kegiatan yang baku untuk setiap bidang.
1.4.    Mengkoordinasikan semua kegiatan bidang-bidang untuk menjalankan kegiatan setiap bidang.
1.5.    Mengkoordinasikan fungsi-fungsi kehumasan

2.    Bendahara.
2.1.    Meningkatkan sistem administrasi dan informasi keuangan.
2.2.    Menyusun rencana anggaran dan belanja untuk kegiatan PB. FORKI.
2.3.    Membuat sistem laporan keuangan yang baku.
2.4.    Membantu bidang dana dalam pencarian dana untuk mendukung kegiatan PB. FORKI.
         
3.    Perlengkapan Sarana dan Prasarana.
3.1.    Mempersiapkan fasilitas pertandingan dan latihan.
3.2.    Mengupayakan adanya tempat latihan yang tetap ( Dojo ).

4.    Bidang Organisasi dan Daerah.
4.1.    Penyusunan struktur organisasi FORKI yang dilengkapi dengan uraian tugas.
4.2.    Memasyarakatkan AD & ART FORKI kepada perguruan karate dan Pengda FORKI.
4.3.    Melaksanakan penataan organisasi FORKI dan peningkatan serta penertiban keanggotaan.
4.4.    Mengadakan hubungan dengan lembaga-lembaga pemerintah, swasta dan organisasi lainnya dalam rangka pengembangan olahraga karate.
4.5.    Menyiapkan penyelenggaraan rapat nasional FORKI termasuk menyiapkan penyelenggaraan Kongres akhir kepengurusan.
4.6.    Memfasilitasi berdirinya Pengda-pengda FORKI pada daerah-daerah tingkat I yang baru terbentuk.
4.7.    Mengadakan penelitian terhadap Perguruan-perguruan yang tidak ada aktivitas sesuai AD & ART.
4.8.    Membentuk Pengda Forki dari daerah-daerah yang baru dimekarkan.

5.    Bidang Pembinaan Prestasi.
5.1.    Pokok Program Umum
5.1.1.    Latihan.
5.1.1.1.     Meningkatkan   mutu   pelatih  lewat   pengadaan   penataran   tingkat nasional minimal setahun sekali.
5.1.1.2.   Mengirimkan pelatih-pelatih yang berprestasi untuk mengikuti penataran tingkat Internasional.
5.1.1.3.    Mendatangkan pelatih Internasional untuk pelatnas karate dalam rangka menghadapi event Internasional seperti kejuaraan dunia.
5.1.1.4.    Mengirimkan pelatih tingkat nasional untuk daerah-daerah yang membutuhkan.
5.1.1.5.    Menyiapkan piranti lunak berupa petunjuk program latihan.
5.1.1.6.    Menyiapkan pelaksanaan Pelatnas untuk mengikuti kegiatan– kegiatan di luar negeri.
5.1.1.7.    Mengirim Atlet Pelatnas Karate ke Luar Negeri dalam rangka mempersiapkan kejuaraan Internasional.

5.2.    Pertandingan.
5.2.1.    Memasyarakatkan sistem administrasi pertandingan karate ( FORKI ) dalam melaksanakan Penataran ke Daerah-daerah.
5.2.2.    Menyiapkan peraturan pertandingan usia dini, junior dan senior.
5.2.3.    Menyiapkan pelaksanaan pertandingan karate junior dan senior.

5.3.    Perwasitan.
5.3.1.    Menyebarkan sistem perwasitan WKF yang berlaku kepada semua pengda dan perguruan.
5.3.2.    Menyelenggarakan penataran dan ujian perwasitan secara periodik.
5.3.3.    Meningkatkan mutu perwasitan nasional melalui pengiriman keluar negeri untuk mengikuti penataran tingkat Regional Asia (AKF) dan dunia (WKF).
5.3.4.    Mengirimkan Dewan Wasit untuk melaksanakan penataran dan ujian di setiap pengda FORKI.

B.    Sasaran Utama

1.    Pembinaan Pelatnas dalam rangka menghadapi Asian Games di Guangso China, bulan Nopember  2010 dengan target mengembalikan tradisi medali Emas untuk Cabang olahraga karate.
2.    Peningkatan mutu kepelatihan dengan lanjutan sertifdikasi.
3.    Melakukan pembinaan dini bagi atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan dalam kegiatan-kegiatn pertandingan Internasional sekaligus persiapan untuk jangka panjang, dimana atlet-atlet yang dibina diharapkan bisa diproyeksikan untuk kegiatan-kegiatan multi even :
3.1.    Sea Games  XXVI  2011 & XXVII 2013
3.2.    Asian Games tahun 2014.
4.    Selain kegiatan-kegiatan mengikuti even tersebut pola pembinaan prestasi akan juga ditunjang dengan even – even AKF dan WKF yang merupakan jenjang mengukur prestasi-prestasi dalam kegiatan single even.
5.    Menyiapkan piranti-piranti lunak untuk menghadapi pembinaan nasional khususnya penyeragaman pola pembinaan prestasi atlet dalam rangka menghadapi even-even  :                                                                       
5.1.    Kejurnas Piala Kasad.
5.2.    Kejurnas Piala Mendagri  & MENDIKNAS
5.3.    02SN.
5.4.    Pra Kualifikasi PON tahun 2011.

6.    Memperbanyak wasit nasional FORKI mengikuti penataran-penataran wasit tingkat Internasional dengan semakin banyaknya tingkatan pendidikan perwasitan akan semakin mendukung prestasi atlet baik tingkat nasional maupun tingkat Internasional.

VI.    Bidang  Dana (Perencanaan dan Anggaran)

6.1.    Merencanakan pengadaan dana untuk mendukung kegiatan PB. FORKI.
6.2.    Mengadakan usaha pencarian dana agar dapat menyiapkan dana abadi.
6.3.    Merencanakan adanya Dojo FORKI.

VII.    Bidang Penelitian dan Pengembangan

7.1.    Menyiapkan kriteria-kriteria pembagian kelompok usia pembinaan untuk mendapatkan atlet yang ideal.
7.2.    Menyiapkan instrumen program keterampilan atlet dan pelatih dalam rangka mengikuti event-event Internasional.
7.3.    Menyiapkan pola pembinaan yang terencana dengan fokus pada sasaran even-even Internasional terutama kegiatan multi even. 
7.4.    Merencanakan kurikulum untuk Sekolah Dasar, SMP dan SMA sebagai bahan mata ajaran karate disekolah.
7.5.    Merencanakan langkah-langkah pendidikan untuk peningkatan mutu pelatih.
7.6.    Merencanakan penerapan IPTEK Olahraga secara tepat guna untuk mendukung peningkatan prestasi.

VIII.    Bidang Luar Negeri

8.1.    Meningkatkan hubungan kerja sama dgn Federasi Karate Internasional AKF, WKF.
8.2.    Menjejaki program kerjasama dengan negera-negara anggota WKF untuk keperluan latihan baik atlet maupun pelatih.
8.3.    Menjajaki penyelenggaraan even-even kejuaraan Internasional di Indonesia.       
8.4.    Merencanakan mendatangkan Ketua atau anggota Dewan Wasit AKF / WKF untuk peningkatan perwasitan nasional.

IX.    MUSYAWARAH LEMBAGA PERGURUAN (MLP)

9.1.    Merencanakan sisitim Pengawasan terhadap kinerja Perwasitan Nasional.
9.2.    Merumuskan penerapan disiplin serta sangsi terhadap atlet, Pelatih dan Wasit/juti. yang melakukan pelanggaran.

X.    Lain – lain

10.1.    PB. FORKI menindaklanjuti garis besar program kerja ini lebih rinci dan operasional sesuai dengan bidangnya.
10.2.    Dalam melaksanakan setiap program masing-masing bidang agar bekerja sama dan saling menunjang serta berkoordinasi dengan sebaik-baiknya.

XI.    P E N U T U P

Demikian rancangan garis-garis besar program kerja PB. FORKI tahun 2010  -  2014.   Rancangan ini merupakan acuan bagi peserta KONGRES FORKI XIII dan masih bersifat sementara dan akan disempurnakan sesuai dengan hasil kesepakatan/persetujuan KONGRES.

Ditetapkan di    :  Jakarta
Pada Tanggal    :  Januari 2010

 
Banner
NEXT JUNIOR & CADET CHAMPIONSHIPS
8th WORLD JUNIOR and CADET CHAMPIONSHIPS
and 3rd -21 CUP, Guadalajara - SPAN
 
 
Jakarta, November 11-22, 2011
Download PDF
WKF Approved Homolagated Items
KONGRES FORKI XIV/2014 
Gedung Serba Guna Senayan
Jakarta, 12 - 13 Juli 2014 
Donwload PDF
3rd SEAKF KARATE CHAMPIONSHIP 
April 12 - 18, 2014 Can Tho
VIET NAM
Donwload PDF
Schedule of Competition
 
Donwload PDF